Tuesday, October 4, 2011

Usus Buntu

Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis)

Sebelum dibahas lebih jauh mengenai radang usus buntu yang dalam bahasa medisnya disebut Appendicitis, maka lebih dulu harus difahami apa yang dimaksud dengan usus buntu. Usus buntu, sesuai dengan namanya bahwa ini merupakan benar-benar saluran usus yang ujungnya buntu. Usus ini besarnya kira-kira sejari kelingking, terhubung pada usus besar yang letaknya berada di perut bagian kanan bawah.

Usus buntu dalam bahasa latin disebut sebagai Appendix vermiformis, Organ ini ditemukan pada manusia, mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil. Pada awalnya Organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) dimana memiliki/berisi kelenjar limfoid.

Seperti organ-organ tubuh yang lain, appendiks atau usus buntu ini dapat mengalami kerusakan ataupun ganguan serangan penyakit. Hal ini yang sering kali kita kenal dengan nama Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis).


  • Penyebab Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis)




  • Penyakit radang usus buntu ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, namun faktor pencetusnya ada beberapa kemungkinan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara pasti. Di antaranya faktor penyumbatan (obstruksi) pada lapisan saluran (lumen) appendiks oleh timbunan tinja/feces yang keras (fekalit), hyperplasia (pembesaran) jaringan limfoid, penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh, cancer primer dan striktur.

    Diantara beberapa faktor diatas, maka yang paling sering ditemukan dan kuat dugaannya sebagai penyabab adalah faktor penyumbatan oleh tinja/feces dan hyperplasia jaringan limfoid. Penyumbatan atau pembesaran inilah yang menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak. Perlu diketahui bahwa dalam tinja/feces manusia sangat mungkin sekali telah tercemari oleh bakteri/kuman Escherichia Coli, inilah yang sering kali mengakibatkan infeksi yang berakibat pada peradangan usus buntu.

    Makan cabai bersama bijinya atau jambu klutuk beserta bijinya sering kali tak tercerna dalam tinja dan menyelinap kesaluran appendiks sebagai benda asin, Begitu pula terjadinya pengerasan tinja/feces (konstipasi) dalam waktu lama sangat mungkin ada bagiannya yang terselip masuk kesaluran appendiks yang pada akhirnya menjadi media kuman/bakteri bersarang dan berkembang biak sebagai infeksi yang menimbulkan peradangan usus buntu tersebut.

    Seseorang yang mengalami penyakit cacing (cacingan), apabila cacing yang beternak didalam usus besar lalu tersasar memasuki usus buntu maka dapat menimbulkan penyakit radang usus buntu.


  • Gambaran Penyakit Radang Usus Buntu (Appendicitis)




  • Peradangan atau pembengkakaan yang terjadi pada usus buntu menyebabkan aliran cairan limfe dan darah tidak sempurna pada usus buntu (appendiks) akibat adanya tekanan, akhirnya usus buntu mengalami kerusakan dan terjadi pembusukan (gangren) karena sudah tak mendapatkan makanan lagi.

    Pembusukan usus buntu ini menghasilkan cairan bernanah, apabila tidak segera ditangani maka akibatnya usus buntu akan pecah (perforasi/robek) dan nanah tersebut yang berisi bakteri menyebar ke rongga perut. Dampaknya adalah infeksi yang semakin meluas, yaitu infeksi dinding rongga perut (Peritonitis).

  • Tanda dan Gejala Penyakit Radang Usus Buntu




  • Gejala usus buntu bervariasi tergantung stadiumnya;
    1. Penyakit Radang Usus Buntu akut (mendadak).
      Pada kondisi ini gejala yang ditimbulkan tubuh akan panas tinggi, mual-muntah, nyeri perut kanan bawah, buat berjalan jadi sakit sehingga agak terbongkok, namun tidak semua orang akan menunjukkan gejala seperti ini, bisa juga hanya bersifat meriang, atau mual-muntah saja.
    2. Penyakit Radang Usus Buntu kronik.
      Pada stadium ini gejala yang timbul sedikit mirip dengan sakit maag dimana terjadi nyeri samar (tumpul) di daerah sekitar pusar dan terkadang demam yang hilang timbul. Seringkali disertai dengan rasa mual, bahkan kadang muntah, kemudian nyeri itu akan berpindah ke perut kanan bawah dengan tanda-tanda yang khas pada apendisitis akut yaitu nyeri pd titik Mc Burney (istilah kesehatannya).
    Penyebaran rasa nyeri akan bergantung pada arah posisi/letak usus buntu itu sendiri terhadap usus besar, Apabila ujung usus buntu menyentuh saluran kencing ureter, nyerinya akan sama dengan sensasi nyeri kolik saluran kemih, dan mungkin ada gangguan berkemih. Bila posisi usus buntunya ke belakang, rasa nyeri muncul pada pemeriksaan tusuk dubur atau tusuk vagina. Pada posisi usus buntu yang lain, rasa nyeri mungkin tidak spesifik begitu.

  • Pemeriksaan diagnosa Penyakit Radang Usus Buntu




  • Ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh Tim Kesehatan untuk menentukan dan mendiagnosa adanya penyakit radang usus buntu (Appendicitis) oleh Pasiennya. Diantaranya adalah pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiology ;
    1. Pemeriksaan fisik.
      Pada appendicitis akut, dengan pengamatan akan tampak adanya pembengkakan (swelling) rongga perut dimana dinding perut tampak mengencang (distensi). Pada perabaan (palpasi) didaerah perut kanan bawah, seringkali bila ditekan akan terasa nyeri dan bila tekanan dilepas juga akan terasa nyeri (Blumberg sign) yang mana merupakan kunci dari diagnosis apendisitis akut.

      Dengan tindakan tungkai kanan dan paha ditekuk kuat / tungkai di angkat tinggi-tinggi, maka rasa nyeri di perut semakin parah. Kecurigaan adanya peradangan usus buntu semakin bertambah bila pemeriksaan dubur dan atau vagina menimbulkan rasa nyeri juga. Suhu dubur (rectal) yang lebih tinggi dari suhu ketiak (axilla), lebih menunjang lagi adanya radang usus buntu.
    2. Pemeriksaan Laboratorium.
      Pada pemeriksaan laboratorium darah, yang dapat ditemukan adalah kenaikan dari sel darah putih (leukosit) hingga sekitar 10.000 – 18.000/mm3. Jika terjadi peningkatan yang lebih dari itu, maka kemungkinan apendiks sudah mengalami perforasi (pecah).
    3. Pemeriksaan radiologi.
      foto polos perut dapat memperlihatkan adanya fekalit. Namun pemeriksaan ini jarang membantu dalam menegakkan diagnosis apendisitis. Ultrasonografi (USG) cukup membantu dalam penegakkan diagnosis apendisitis (71 – 97 %), terutama untuk wanita hamil dan anak-anak. Tingkat keakuratan yang paling tinggi adalah dengan pemeriksaan CT scan (93 – 98 %). Dengan CT scan dapat terlihat jelas gambaran apendiks.

  • Penanganan dan Perawatan Penyakit Radang Usus Buntu




  • Bila diagnosis sudah pasti, maka penatalaksanaan standar untuk penyakit radang usus buntu (appendicitis) adalah operasi. Pada kondisi dini apabila sudah dapat langsung terdiagnosa kemungkinan pemberian obat antibiotika dapat saja dilakukan, namun demikian tingkat kekambuhannya mencapai 35%.

    Pembedahan dapat dilakukan secara terbuka atau semi-tertutup (laparoskopi). Setelah dilakukan pembedahan, harus diberikan antibiotika selama 7 – 10 hari. Selanjutnya adalah perawatan luka operasi yang harus terhindar dari kemungkinan infeksi sekunder dari alat yang terkontaminasi dll.

    http://www.infopenyakit.com/2008/09/penyakit-radang-usus-buntu-appendicitis.html

    Sunday, October 2, 2011

    Penyebab Diabetes

    DokterSehat.com – Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes:
    1. Teh manis
    Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
    Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

    2. Gorengan
    Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
    Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.


    3. Suka ngemil
    Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
    Pengganti: Buah potong segar.
    4. Kurang tidur.
    Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
    Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
    5. Malas beraktivitas fisik
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
    Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
    Solusi: Bersepeda ke kantor.
    6. Sering stres
    Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
    Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
    7. Kecanduan rokok
    Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
    Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
    8. Menggunakan pil kontrasepsi
    Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
    Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
    9. Takut kulit jadi hitam
    Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
    Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
    10. Keranjingan soda
    Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
    Pengganti: Jus dingin tanpa gula.
    Sumber : Prevention
    Rating: 8.1/10 (17 votes cast)
    Rating: +10 (from 10 votes)


    Monday, September 26, 2011

    Youre Special

    Suatu hari seorang pembicara terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00, ia bertanya kepada hadirin, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan yang diacungkan. Pertanda banyak minat.

    "Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini."

    Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

    "Baiklah," jawabnya, "Apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.

    "Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

    "Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00."

    Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.

    Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan. Jangan pernah lupa..., Anda Spesial...!!!

    Thursday, September 22, 2011

    Membuat Prosesor

    Ini adalah ilustrasi bagaimana chip dibuat. Artikel dan gambar-gambar di bawah ini mendemonstrasikan tahap-tahap proses bagaimana memproduksi sebuah CPU (central processing unit), yang digunakan di setiap PC di dunia saat ini. Anda akan melihat sekilas beberapa pekerjaan yang luar biasa ini dilakukan tiap hari di pabriknya di Intel.

    1. Sand (Pasir)

    Pasir - terutama Quartz - memiliki persentase tinggi dari Silicon dalam pembentukan Silicon dioksida (SiO2) dan nerupakan bahan dasar untuk produksi semikonduktor.

    Pasir - sekitar 25% masa Silicon yang merupakan senyawa kedua terbanyak - setelah oksigen - di muka bumi

    2. Silikon Cair

    Silikon dimurnikan dalam tahap berlapis untuk akhirnya nencapai kualitas produksi yang disebut Electronic Grade Silicon (EGS). EGS mungkin hanya mengandung sebuah atom asing setiap satu triliun atom Silikonnya. Pada gambar di bawah ini Anda bisa lihat bagaimana sebuah kristal besar tumbuh dari silikon cair yang dimurnikan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut Ingot.

    Silikon cair - skala: level wafer (~300mm / 12 inch)

    3. Kristal Silikon Tunggal - Ingot

    Sebuah ingot dibuat dari Electronic Grade Silicon. Sebuah ingot memiliki berat sekitar 100 kilogram (220 pound) dan memiliki kemurnian Silicon 99.9999%.

    Mono-crystal Silicon Ingot -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    4. Pengirisan Ingot

    Ingot kemudian diiris menjadi disc-disc silikon individual yang disebut wafer.

    Ingot Slicing -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    5. Wafer

    Wafer-wafer ini dipoles sedemikian rupa hingga tanpa cacat, dengan permukaan selembut kaca cermin. Intel membeli wafer-wafer siap produksi itu dari perusahaan pihak ketiga. Process rumit 45nm High-K/Metal Gate oleh Intel menggunakan wafer dengan diameter 200 milimeter. Saat Intel mulai membuat chip-chip, perusahaan ini mencetak sirkuit-sirkuit di atas wafer 50 milimeter. Dan untuk saat ini menggunakan wafer 300mm, yang menghasilkan penghematan biaya per-chip.

    Wafer -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    6. Mengaplikasikan Photo Resist

    Cairan (warna biru) yang di tuangkan di atas wafer saat diputar adalah sebuah proses dari photo resist yang sama seperti yang kita kenal di film untuk fotografi. Wafer diputar selama tahap ini untuk membuatnya sangat tipis dan bahkan mengaplikasikan layer photo resist.

    Applying Photo Resist -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    7. Exposure

    Hasil dari photo resist diekspos ke sinar ultraviolet (UV. Reaksi kimianya ditrigger oleh tahap pada proses tersebut, sama dengan apa yang terjadi pada material film pada sebuah kamera saat Anda menekan tombol shutter. Hasil dari photo resist yang diekspos ke sinar UV akan bersifat dapat larut. Exposure diselesaikan menggunakan mask yang berfungsi seperti stensil dalam tahap proses ini. Saat digunakan dengan cahaya UV, mask membentuk pola-pola sirkuit yang bervariasi di atas tiap layer dari mikroprosesor. Sebuah lensa (di tengah) mengurangi image dari mask. Sehingga yang dicetak di atas wafer biasanya adalah empat kali lebih kecil secara linier daripada pola-pola dari mask.

    Exposure -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    8. Exposure

    Meskipun biasanya ratusan mikroprosesor bisa dihasilkan dari sebuah wafer tunggal, cerita bergambar ini hanya akan fokus pada sebuah bagian kecil dari sebuah mikroprosesor, yaitu pada sebuah transistor atau bagian-bagiannya. Sebuah transistor berfungsi seperti sebuah switch, mengendalikan aliran arus listrik dalam sebuah chip komputer. Peneliti-peneliti di Intel telah mengembangkan transistor-transistor yang sangat kecil sehingga sekitar 30 juta transistor dapat diletakkan pas di kepala sebuah peniti.

    Exposure -- scale: transistor level (~50-200nm)

    9. Membersihkan Photo Resist

    Photo resist yang lengket dilarutkan sempurna oleh suatu pelarut. Proses ini meninggalkan sebuah pola dari photo resist yang dibuat oleh mask.

    Washing off of Photo Resist -- scale: transistor level (~50-200nm)

    10. Etching (Menggores)

    Photo resist melindungi material yang seharusnya tidak boleh tergores. Material yang ditinggalkan akan digores (disketch) dengan bahan kimia.

    Etching -- scale: transistor level (~50-200nm)

    11. Menghapus Photo Resist

    Setelah proses Etching, photo resist dihilangkan dan bentuk yang diharapkan menjadi terlihat.

    Removing Photo Resist -- scale: transistor level (~50-200nm)

    12. Mengaplikasikan Photo Resist

    Terdapat photo resist (warna biru) diaplikasikan di sini, diekspos dan photo resist yang terekspos dibersihkan sebelum tahap berikutnya. Photo resist akan melindungi material yang seharusnya tidak tertanam ion-ion.

    Applying Photo Resist -- scale: transistor level (~50-200nm)

    13. Penanaman Ion

    Melalui seuatu proses yang dinamakan "ion implantation" (satu bentuk proses yang disebut doping), area-area wafer silikon yang diekspos dibombardir dengan "kotoran" kimia bervariasi yang disebut Ion-ion. Ion-ion ini ditanam dalam wafer silikon untuk mengubah silikon pada area ini dalam memperlakukan listrik. Ion-ion ditembakkan di atas permukaan wafer pada kecepatan tinggi. Suatu bidang listrik mempercepat ion-ion ini hingga kecepatan 300.000 km/jam.

    Ion Implantation -- scale: transistor level (~50-200nm)

    14. Menghilangkan Photo Resist

    Setelah penanaman ion, photo resist dihilangkan dan material yang seharusnya di-doped (warna hijau) memiliki atom-atom asing yang sudah tertanam (perhatikan sekilas variasi warnanya).

    Removing Photo Resist -- scale: transistor level (~50-200nm)

    15. Transistor yang Sudah Siap

    Transistor ini sudah dekat pada proses akhirnya. Tiga lubang telah dibentuk (etching) di dalam layer insulasi (warna magenta) di atas transistor. Tiga lubang ini akan terisi dengan tembaga yang akan menghubungkannya ke transistor-transistor lainnya.


    Ready Transistor -- scale: transistor level (~50-200nm)


    16. Electroplating

    Wafer-wafer diletakkan ke sebuah solusi sulfat tembaga di tahap ini. Ion-ion tembaga ditanamkan di atas transistor melalui proses yang disebut electroplating. Ion-ion tembaga bergerak dari terminal positif (anoda) menuju terminal negatif (katoda) yang dipresentasikan oleh wafer.

    Electroplating -- scale: transistor level (~50-200nm)

    17. Tahap Setelah Electroplating

    Pada permukaan wafer, ion-ion tembaga membentuk menjadi suatu lapisan tipis tembaga.

    After Electroplating -- scale: transistor level (~50-200nm)

    18. Pemolesan

    Material ekses dari proses sebelumnya di hilangkan

    Polishing -- scale: transistor level (~50-200nm)

    19. Lapisan Logam

    Lapisan-lapisan metal dibentuk untuk interkoneksi (seperti kabel-kabel) di antara transistor-transistor. Bagaimana koneksi-koneksi itu tersambungkan ditentukan oleh tim desain dan arsitektur yang mengembangkan funsionalitas prosesor tertentu (misal Intel® Core™ i7 Processor). Sementara chip-chip komputer terlihat sangat flat, sesungguhnya didalamnya memiliki lebih dari 20 lapisan yang membentuk sirkuit yang kompleks. Jika Anda melihat pada pembesaran suatu chip, Anda akan menemukan jaringan yang ruwet dari baris-baris sirkuit dan transistor-transistor yang mirip sistem jalan raya berlapis di masa depan

    Metal Layers -- scale: transistor level (six transistors combined ~500nm)

    20. Testing Wafer

    Bagian dari sebuah wafer yang sudah jadi ini diambil untuk dilakukan test fungsionalitasnya. Pada tahap test ini, pola-pola di masukkan ke dalam tiap chip dan respon dari chip tersebut dimonitor dan dibandingkan dengan daftar yang sudah ditetapkan.

    Wafer Sort Test -- scale: die level (~10mm / ~0.5 inch)

    21. Pengirisan Wafer

    Wafer di iris-iris menjadi bagian-bagian yang disebut Die.


    Wafer Slicing -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)


    22. Memisahkan Die yang Gagal Befungsi

    Die-die yang saat test pola merespon dengan benar akan diambil untuk tahap berikutnya.

    Discarding faulty Dies -- scale: wafer level (~300mm / 12 inch)

    23. Individual Die

    Ini adalah die tunggal yang telah jadi pada tahap sebelumnya (pengirisan). Die yang terlihat di sini adalah die dari sebuah prosesor Intel® Core™ i7.

    Individual Die -- scale: die level (~10mm / ~0.5 inch)

    24. Packaging

    Bagian dasar, die, dan heatspreader digabungkan menjadi sebuah prosesor yang lengkap. Bagian dasar berwarna hijau membentuk interface elektris dan mekanis bagi prosesor untuk berinteraksi dengan sistem komputer (PC). Heatspreader berwarna silver berfungsi sebagai pendingin (cooler) untuk menjaga suhu optimal bagi prosesor.

    Packaging -- scale: package level (~20mm / ~1 inch)

    25. Prosessor

    Inilah prosesor yang sudah jadi (Intel® Core™ i7 Processor). Sebuah mikroprosesor adalah suatu produk paling kompleks yang pernah dibuat di muka bumi. Faktanya, dibutuhkan ratusan langkah - hanya bagian-bagian paling penting saja yang ditampilkan pada artikel ini - yang dikerjakan di suatu lingkungan kerja terbersih di dunia, sebuah lab mikroprosesor.

    Processor -- scale: package level (~20mm / ~1 inch)


    26. Class Testing

    Selama test terakhir ini, prosesor-prosesor akan ditest untuk key karakteristik mereka (diantaranya test pemakaian daya dan frekuensi maksimumnya)

    Class Testing -- scale: package level (~20mm / ~1 inch)

    27. Binning

    Berdasarkan hasil test dari class testing, prosesor dengan kapabilitas yang sama di kumpulkan pada transporting trays yang sama pula.

    Binning -- scale: package level (~20mm / ~1 inch)

    28. Retail Package

    Prosesor-prosesor yang telah siap dan lolos test akhirnya masuk jalur pemasaran dalam satu kemasan box.




    Sumber : http://www.defize-7.com/2010/12/pernahkah-kalian-berpikir-bagaimana.html

    Friday, September 16, 2011

    Ayah terprogram untuk menyediakan kasih

    http://www.sciencedaily.com/releases/2011/09/110912152901.htm
    Para Ayah "Disolder" to menyediakan "Pancarannya" perhatian; Studi menegaskan tingginya jatuhnya kadar testosteron setelah bayi lahir.

    ScienceDaily (13-sep-2011)-Sebuah studi baru Northwestern University menyediakan sebuah "bukti yang memaksa" bahwa laki laki manusia secara biologi telah "disolder" supaya perhatian kepada "pancarannya", secara kesimpulan hal ini secara pertama kali mempertontonkan bahwa kebapakan menurunkan tingkat testosteron para laki laki.
    Efeknya selalu terlihat disetiap spesies jantan lain yang membantu untuk para jantan untuk merawat pancaran mereka yang sangat tergantung kepada orang tuanya.
    Perilaku Testosteron yang meningkatlah dan sifat yang lain lainnya  yang menolong seorang jantan untuk bersaing untuk mendapatkan pasangan
    Setelah mereka berhasil dan menjadi seorang ayah, aktifitas "yang berhubungan dengan pasangan" bisa jadi berbenturan dengan tanggung jawab kebapakan jantan, membuat tubuh terpaksa untuk mengurangi produksi hormon tersebut.
    "MAnusia adalah yang yang paling tidak lazim diantara mamalia, dimana pancaran kita benar benar sangat tergantung kepada orang individu lain yang lebih tua untuk disuapi dan perlindungan lebih dari satu dekade", kata Christopher W.
    Kuzawa, pengarang pembantu dari studi dan kelompok profesor antropologi di Weinberg College of Arts and Sciences. Dia juga adalah seorang teman di Institute for Policy Research at Northwestern. "Merawat sampai besar seorang pancaran manusia adalah sebuah pekerjaan dimana kerja harus karena kebutuhan, dan studi kamu mempertontonkan bahwa ayah dari manusia secara biologi memang telah disolder to membantu pekerjaan itu".
    Studi yang telah lama yang mempertontonkan bahwa ayah biasanya mempunyai testosteron rendah sangat kecil dan tidak meyakinkan mengenai bahwa kebapakan mengurangi testostero atau bahwa lelaki dengan testosteron rendah memang biasanya akan menjadi ayah. Studi yang baru menggunakan pendekatan novel dengan mengamati kelompok besar laki laki yang bukan seorang ayah dan melihat apakah hormon mereka berubah setelah menjadi ayah.

    "Bukan masalah bahwa laki laki dengan testosteron rendah secara sederhana sepertinya akan menjadi seorang ayah", kata Lee Gettler, seorang calon dovtoral di anthropology at Northwestern dan seorang pengarang pembantu dari studi ini. "Kebalikannya, laki laki yang mempunyai testosteron tinggi sepertinya pasti akan menjadi seorang ayah, tapi setelah berhasil, testosteron mereka akan turun sedikit sedikit. Penemuan kami menyarankan bahwa ini memang benar khususnya untuk seorang ayah yang akan terlibat dalam perawatan anak".

    Penemuan penemuan baru dari studi ini juga menyarankan bahwa para ayah bisa jadi mengalami sebuah perasaan yang besar, tapi sementara, berkurangnya testosteronsaat mereka pertama kali membawa pulang kerumah bayi yang baru lahir. "Kebapakan dan kebutuhan dari mempunyai bayi yang baru lahir sangat membutuhkan banyak emosi, kejiwaan dan penyesuaian fisik, " Gettler bilang. "Studi kami mengindikasikan dimana biologi seorang laki laki bisa merubah zat tubuhnya untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut".

    Para pengarang juga menyarankan bahwa penemuan penemuan mereka mungkin menyediakan pandangan baru tentang suatu alasan mengapa lelaki yang singel selalu mempunyai kesehatan yang lebih buruk daripada yang menikan dan para ayah. "Jika para ayah mempunyai testosteron yang rendah, ini akan melindungi mereka melawan beberapa wabah kronik saat mereka menua" kata kuzawa.

    Studi ini diikuti sebuah grup 624 jantan berusia 21 sampai 26 tahun selama 4 tahun di filipina.

    Studi ini telah dipublikasikan pada sep 12 2011, di Proceedings of the National Academy of Sciences.

    Pengarang pembantu studi, bersama dengan gettler dan kuzama juga Thomas W. McDade, professor of anthropology dan Institute for Policy Research faculty fellow, Northwestern University, and Alan Feranil, director, Office of Population Studies Foundation, University of San Carlos, Cebu City, Philippines. The research was funded by the National Science Foundation and the Wenner Gren Foundation.

    OF-Sumber DailyScience

    Tuesday, September 13, 2011

    Manusia yang dibesarkan oleh hewan

    Anda pasti pernah mendengar kisah tentang Tarzan ataupun Mowgli (The Jungle Book) bukan? Yang menjadi pertanyaan kita adalah, apakah mungkin manusia diasuh oleh binatang? Menurut logika hal tersebut tidak mungkin. Tetapi di dunia ini ada banyak kasus yang terjadi dimana anak manusia diasuh oleh binatang. Mereka bahkan berprilaku dan berkomunikasi layaknya binatang yang mengasuhnya.

    1.Ukraina Dog Girl



    Seorang gadis ditinggalkan di sebuah kandang anjing oleh orang tuanya yang tidak bertanggung jawab dari usia 3 sampai 8 tahun, Oxana Malaya tumbuh tanpa orang tua selain daripada anjing yang ada di kandang tersebut. Ketika ia ditemukan pada tahun 1991, ia tidak bisa berbicara, hanya bisa menggonggong, dan berlari sambil merangkak. Sekarang usianya sudah menginjak 20-an, Malaya telah diajarkan untuk berbicara, tetapi masih mengalami gangguan kognitif. Saat ini Malaya bekerja merawat sapi-sapi di sebuah peternakan dekat rumah sakit jiwa dimana dia tinggal.


    2.Cambodia Jungle Girl



    Pada waktu menggembalakan kerbau di sepanjang tepi hutan di Kamboja pada usia 8, Rochom P'ngieng menghilang secara misterius. Delapan belas tahun kemudian, pada tahun 2007, seorang warga melihat sebuah wanita telanjang menyelinap di sekitar halamannya mencoba untuk mencuri beras. Wanita itu diidentifikasi Rochom P'ngieng yang telah lama hilang. Dia dikenali karena bekas luka di punggungnya. Gadis itu telah tumbuh menjadi seorang wanita 30 tahun yang entah bagaimana bertahan hidup sendiri di hutan lebat. Gadis itu tidak dapat mempelajari bahasa lokal atau untuk beradaptasi dengan budaya lokal, pada akhirnya ia melarikan diri dan belum ditemukan.

    3.Ugandan Monkey Boy

    Setelah melihat ibunya dibunuh oleh ayahnya, John Ssebunya yang berumur 4 tahun menjadi trauma dan lari ke hutan. Dia dilaporkan dibesarkan oleh pasukan monyet vervet sampai pada saat dia ditemukan tahun 1991. Seperti sering terjadi ketika anak-anak liar ditemukan, ia menolak untuk ditolong oleh penduduk desa, dan ia mendapat bantuan dari keluarga angkatnya monyet yang melempari penduduk desa dengan ranting-ranting pohon. John telah diajarkan bagaimana berbicara, dan sekarang bisa menyanyi juga. Bahkan, ia bergabung dengan paduan suara anak-anak Mutiara Afrika.

    4.Victor of Aveyron

    Mungkin anak liar paling terkenal dari mereka semua, cerita Victor dibuat secara luas dikenal di film "L'Enfant Sauvage". Meskipun asal-usulnya adalah misteri, namun banyak orang yang percaya Victor menghabiskan masa kanak-kanaknya telanjang dan sendirian di hutan sebelum diketahui masyarakat pada tahun 1797. Setelah beberapa kali menampakkan diri, ia akhirnya muncul sendiri di dekat Saint-Sernin-sur-Rance, Perancis, pada tahun 1800. Victor menjadi subyek untuk banyak filsuf dan ilmuwan yang penasaran tentang asal-usul bahasa dan perilaku manusia, meskipun dalam perkembangannya kemajuan daripada kecerdasan anak ini sangatlah sedikit.

    5.Madina




    Kisah tragis Madina adalah seperti Oxana Malaya. Ditinggalkan sampai pada hari dia ditemukan pada usia 3. Dia hidup dan diasuh oleh anjing. Saat ditemukan, ia hanya dapat mengucapkan dua kata, ya dan tidak, meskipun ia lebih suka menggeram seperti anjing. Untungnya, Madina dinyatakan sehat secara mental dan fisik oleh tim medis tak lama setelah penemuannya. Meskipun perkembangannya terhambat, dia terbilang masih muda, seorang pengasuh percaya bahwa Madina akan kembali normal ketika usianya beranjak dewasa.

    6.Lobo Wolf Girl of Devil's River

    Pada tahun 1845, seorang gadis misterius terlihat berjalan merangkak di sarang serigala yang menyerang kawanan kambing dekat San Felipe, Mexico. Cerita ini dikuatkan setahun kemudian ketika gadis itu terlihat lagi, kali ini dia terlihat sedang melahap seekor kambing yang baru dibunuh. Menurut cerita yang beredar, penduduk setempat khawatir dan mencari gadis itu keesokan harinya dan akhirnya berhasil menangkap dia. Dia melolong tak henti-hentinya sepanjang malam, membuat sekelompok serigala berdatangan ke desa untuk menyelamatkan gadis itu. Pada akhirnya ia dapat menyelinap keluar dari kandang dan melarikan diri.
    Gadis itu tidak terlihat lagi sampai 1852, terakhir kali ia terlihat ia sedang menyusui dua anak serigala di tepi sungai. Merasa terganggu, dia mengumpulkan dua anaknya dan lari kembali ke hutan dan tidak pernah terlihat lagi lagi.

    7.Russian Bird Boy


    Terkurung di sebuah ruangan yang dikelilingi oleh kandang burung, seorang anak Rusia dibesarkan seperti burung peliharaan oleh orang tuanya yang kasar. Ketika ia ditemukan, ia tidak bisa berbicara dan hanya dapat bercericip seperti burung. Ia tidak dapat berkomunikasi seperti manusia normal. Dia telah dipindahkan ke pusat perawatan psikologis di mana para profesional bekerja untuk merehabilitasi dirinya.


    8.Amala and Kamala


    Dua orang anak perempuan yang berumur 8 tahun dan 18 bulan, ditemukan di sarang serigala 'pada tahun 1920 di Midnapore, India. Kisah ini menuai banyak kontroversi karena umur mereka berdua berbeda jauh dan para ahli tidak menganggap bahwa mereka bersaudara.Yang lebih mungkin bahwa mereka berdua diambil oleh serigala pada waktu yang berbeda. Seperti banyak anak-anak liar lain, mereka dilaporkan sangat ingin kembali ke alam liar dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan cara hidup manusia.

    9.Peter the Wild Boy



    Seorang anak laki-laki, telanjang dan berbulu merangkak berjalan muncul dari hutan dekat Hameln, Jerman pada tahun 1724. Akhirnya ia dibujuk dan ditangkap. Ia berperilaku seperti binatang liar dan memilih untuk makan burung dan sayuran mentah bahkan ia tidak mampu berbicara. Setelah pindah ke Inggris, ia diberi nama Petru si Anak Liar. Meskipun ia tidak pernah belajar bicara, ia sangat mencintai musik, melakukan pekerjaan kasar, dan hidup sampai usia lanjut.


    Operasi Plastik yang gagal

    Priscilla Presley

    Operasi yang dilakukan : implan pipi, suntik bibir, botoks, operasi pengangkatan alis, dan rhinoplasty (operasi hidung).
    Priscilla Presley melakukan operasi plastik pada seorang dokter yang tidak memiliki lisensi. Yaitu dr. Daniel Serrano, dari Argentina, yang mengklaim dirinya menggunakan obat yang lebih baik dibandingkan botoks, tetapi obat tersebut belum mendapat izin peredaran dari Foods and Drugs Administration (badan pengawas obat dan makanan Amerika serikat).
    Serrano hanya mempelajari sendiri dan menyuntikan obat tersebut pada banyak selebritis Hollywood. Ternyata obat yang digunakannya adalah silikon berkualitas rendah yang sering digunakan untuk melumuri mesin mobil. Priscilla Presley pun menjalani pemulihan akibat penggunaan silikon tersebut.


    Dolly Parton

    Operasi yang dilakukan: implan payudara, pengangkatan alis dan kelopak mata, operasi hidung, face lift, botoks dan peeling kimia
    Penyanyi lagu country, Dolly Parton dikabarkan melakukan banyak penambahan pada payudaranya sehingga ukurannya sangat besar. Terkait isu tersebut ia pun menjawabnya dengan diplomatis. “Saya hidup di dunia hiburan. Saya memandang payudara saya seperti kuda
    dan anjing dalam sebuah pertunjukan yang harus selalu diurus,” kata Parton. Ia juga menyarankan untuk melakukan operasi plastik pada dokter yang berlisensi dengan prosedur
    aman.


    Joan Van Ark

    Operasi yang dilakukan : operasi hidung, pengangkatan kelopak mata, face-lift, botoks, implan pipi dan suntik bibir.
    Van Ark sering terlihat dalam acara Hollywood menggunakan riasan yang sangat tebal. Tetapi riasannya, tidak mampu menutupi perubahan besar kulit dan bentuk wajahnya. Alisnya terlihat dilukis, bibirnya membesar dan pipinya yang tinggi membuat penampilannya menyeramkan.
    Pada foto yang diambil pada 2006, menunjukkan wajahnya yang terlihat lebih segar sebelum ia melakukan banyak operasi hingga membuat wajahnya terlihat aneh. Van Ark adalah aktris terkenal pada tahun 80an.


    CHER

    Operasi yang dilakukan: dekonstruksi wajah
    Penampilan Cher menggambarkan kesempurnaan operasi dekonstruksi wajah dengan memperbaiki bentuk hidungnya pada tahun 60-an. Hal itu setara dengan waktu 40 tahun untuk menata kembali wajahnya agar dapat lebih diterima. Tetapi walaupun begitu, penampilannya masih terlihat aneh.


    Donatella Versace

    Almarhum sang kakak Gianni Versace merekomendasikan dokter bedah plastik ternama asal Italia. Sayangnya, hasilnya tak sesuai yang ia bayangkan. Setelah menjalani operasi memperbesar ukuran bibir dan facelift (mengencangkan wajah), wajahnya justru terlihat aneh dan kerap menjadi celaan media. .


    Melanie Griffith

    Operasi yang dilakukan: suntik bibir, facelift (mengencangkan wajah), botoks
    Usianya baru menginjak kepala 5, namun operasi plastik telah membuat penampilan wajahnya lebih tua 10 tahun dari usianya. Istri Antonio Banderas ini, kabarnya melakukan facelift beberapa kali lantaran ingin mengimbangi umur suaminya yang lebih muda. Hasilnya? Kini, bintang “Working Girl” ini justru terlihat seperti ibu Banderas dibandingkan istrinya.


    Jocelyn Wildenstein

    Operasi yang dilakukan: dekonstruksi wajah (mengubah bentuk wajah mirip kucing)

    Pada pertengahan 70an, Jocelyn Wildenstein, sosialita muda dan cantik memergoki suaminya, sang milyuner Alec Wildenstein berselingkuh. Bukannya menceraikan suaminya, Jocelyn justru mengubah wajahnya mirip seperti kucing, hewan kesayangan suaminya. Awalnya, operasi yang menghabiskan dana sekitar 2 juta poundsterling ini berlangsung sukses, suaminya pun kembali padanya.


    Michael Jackson

    Operasi yang dilakukan: Memutihkan kulit, permak hidung, mengencangkan wajah, dll.

    Jika membandingkan wajah Michael Jackson yang dulu dan sekarang bisa dibilang seperti dua orang yang berbeda. Meskipun begitu, jacko tidak pernah mengaku ia menjalani prosedur memutihkan kulit. Ia hanya mengaku pernah dua kali melakukan rhinoplasty (operasi hidung). Tapi, jika membandingkan 2 gambar di atas, sepertinya tidak ada yang percaya dengan pengakuannya itu.